Students’ Side Jobs in Ireland

Dear pembaca, artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi seputar peluang pekerjaan sampingan yang memungkinkan untuk status pelajar di Ireland. Ada baiknya sebelum kita bahas satu persatu mengenai peluang pekerjaan sampingan, kita hendaknya mengetahui bagaimana peraturan mengenai working permit untuk resident yang berstatus mahasiswa aktif (GNIB Stamp 2 for student).

Pemegang Stamp 2 hanya diperbolehkan untuk bekerja maximum 20 jam per minggunya (bukan rata-rata). Sehingga perharinya (dengan asumsi working days per minggu adalah 5 hari: Senin hingga Jumat) mahasiswa diperbolehkan bekerja maksimum 4 jam saja. Masuk akal sih, karena memang pekerjaan utama mahasiswa adalah belajar (boooo…) :p

Berikut ini penjelasan singkat mengenai job description dan informasi general mengenai peluang-peluang pekerjaan sampingan untuk mahasiswa di Ireland.

1. Exam invigilator

Location: Dublin, Ireland

In campus: Trinity College Dublin, Ireland

Spec: minimal sedang menempuh S2, dan ada special trainingnya 2 hari

Pekerjaan utama dari seorang invigilator adalah mengawasi dan memperlancar jalannya ujian di jurusan atau fakultas tertentu. Sehingga sebagian besar pekerjaannya ‘hanya’

  • datang ke lokasi ujian (baik di dalam kampus atau di RDS)
  • membantu mahasiswa yang sedang ujian untuk mengambilkan ekstra lembar jawaban
  • mengawal mahasiswa dari segala kemungkinan kecurangan
  • mengumpulkan dan menghitung lembar jawaban yang telah terisi

Untuk informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen dan payment rate dapat menghubungi sdri. Retno Vinarti.

2. Research subjects (berlaku juga untuk tutor atau research assistant)

Location: Ireland

In any campus.

Pekerjaan ini adalah menjadi responden untuk riset-riset yang sedang berjalan di masing-masing kampus. Beberapa recruiter memiliki sejumlah budget yang memang dialokasikan untuk memberikan imbal jasa kepada responden (cth: sekitar 10 EUR/2 jam). Data-data pribadi dari responden akan diminta dengan terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian di awal mengenai hak dan kewajiban dari responden. Untuk responden yang juga mahasiswa undergraduate tersebut, imbal jasa dapat diconvert menjadi sejumlah ECTS.

Pekerjaan dari tutor atau research assistant tidak jauh berbeda dengan pekerjaan dari asisten dosen di kampus Indonesia pada umumnya. Mereka memfasilitasi mahasiswa untuk praktikum di Lab atau kelas, terkadang juga membantu koreksi pekerjaan mahasiswa dengan hitungan payment per kepala mahasiswa yang diasisteni atau dikoreksi.

Informasi mengenai peluang ini ada di masing-masing noticeboard online setiap kampus (UCD noticeboard, TCD noticeboard, NUIG noticeboard).

3. Childminder

Location: Dublin, Ireland

Pekerjaan ini membutuhkan kesabaran ekstra dan kecintaan kepada anak-anak. Job descnya adalah membantu para ibu-ibu bekerja untuk mendidik, mengajarkan kedisiplinan dan keterampilan, serta kemampuan bersosialisasi kepada anak-anak mereka dalam tenggat waktu yang telah disepakati sebelumnya. Terdapat website khusus mengenai peluang pekerjaan ini, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi sdri. Akiko Lahitani.

4. Deliveroo rider

Location: Dublin, Galway, Cork, Belfast

Pekerjaan ini mirip dengan Go-Food yang menjamur di Indonesia, namun sistem pekerjaannya tidak membayar dengan uang pribadi terlebih dahulu karena semuanya telah dibayar lunas oleh pelanggan kepada Deliveroo manajemen. Sehingga, relative lebih minim resiko untuk cancellation order. Pekerjaan ini membutuhkan modal sepeda kayuh, sepeda motor atau kendaraan pribadi dan pulsa internet. Untuk peralatan seperti tas untuk order, jaket, kaos akan diberikan oleh Deliveroo manajemen. Jam kerjanya menyesuaikan ketersediaan rider, dan full berbasis aplikasi.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen dan payment rate dapat menghubungi sdri. Retno Vinarti.

5. Hassle (now Helpling)

Location: Dublin

Pekerjaan ini mirip dengan Go-Clean di Indonesia. Tujuan utama dari pekerjaan ini adalah membantu pelanggan untuk membersihkan lingkup area yang telah disepakati sebelumnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pekerjaan ini dapat langsung menghubungi website Hassle.

6. CPL Facebook Dublin

Rekrutmen CPL (outsource Facebook) untuk Indonesian native speaker biasanya beberapa kali dilakukan dalam setiap tahunnya. Pekerjaan utama dari community operation analyst terkhusus untuk Indonesian market adalah memberikan review dan menanggapinya sesuai dengan kebijakan yang dimiliki oleh Facebook Inc.

Informasi mengenai peluang pekerjaan ini dapat menghubungi Desmond atau Wiwin).

Artikel ini ditulis dengan semangat untuk memperbaiki kualitas hidup dari para mahasiswa perantauan di Ireland, walau demikian, jangan lupakan tugas utama kita sebagai pelajar ya pren!
Tetap semangat lulus tepat waktu dan memperbaiki kualitas diri dengan menambah pengalaman yang bermanfaat bagi sekitar.

Sampai jumpa di artikel-artikel berikutnya..

Penulis: Retno Vinarti

Update per 11 January 2018.

GNIB and Re-Entry Visa (for first registration or renewal)

Dear pembaca, sebenarnya informasi mengenai dokumen yang akan diminta untuk first-registration ataupun renewal dapat dibaca disini dan disini. Oleh karenanya, artikel ini tidak bertujuan untuk mengulang dokumen tersebut, melainkan memberikan tips dan trik berdasarkan permasalahan yang sering ditemui pada applicant dengan status pelajar. Artikel ini diharapkan dapat mengurangi peluang untuk ditolaknya aplikasi atau diminta balik karena kurangnya (atau tidak validnya) dokumen yang kita lampirkan saat interview. Sehingga, artikel ini dibuat berdasarkan permasalahan yang umum dan salah satu solusinya ya pren!

1. Permasalahan antrian

Antrian perpanjangan GNIB atau re-entry visa seringkali menjadi masalah karena ketersediaan slot waktunya sangat terbatas. Walaupun di web sudah diberikan warning minimal 10 minggu sebelum expiry date, namun kita sering kali tidak menemukan ada slot waktu tersedia di website. Untuk melihat availability dari slot appointment, kita diminta untuk memasukkan nomor passport, nomor GNIB dkk melalui form khusus dari website GNIB. Terkadang, proses ini begitu panjang padahal tujuan utama kita hanya untuk melihat slot yang tersedia yang belum tentu ada >.<

Oleh karenanya, terdapat seorang mahasiswa PhD Trinity College Dublin yang berasal dari India membuat mini web project untuk menangani masalah ini. Dalam website yang ia buat, ia menampilkan slot waktu yang tersedia dari website GNIB dan INIS tanpa harus terlebih dahulu memasukkan data-data kita. Website ini sangat handy untuk kita pantau sewaktu-waktu. Kita dapat memasukkannya kedalam bookmark list dan mengaksesnya kapan saja, terlebih ketika kita sudah dekat dengan expiry date namun belum menemukan slot appointment.

2. Permasalahan ketidak validan dokumen

Beberapa kasus penolakan aplikasi dikarenakan usia dari dokumen registrasi dari Universitas yang melebihi umurnya (max 5 hari kerja sejak di cap stempel). Oleh karenanya, kita wajib menghitung mundur dari jadwal appointment untuk kapan mulai order dokumen ini dari Academic Registry.

Dokumen lain yang diminta (untuk pelajar yang telah berumah tangga dan membawa serta dependent mereka) adalah proof of address yang dapat berupa tagihan listrik atau internet bulanan. Pada proof of address diwajibkan tercantum nama kita, bukan nama landlord.

3. Permasalahan dependents (jika ada dependent yang ikut bersama kita)

Untuk pelajar yang membawa keluarga (dependents), terdapat beberapa kasus bahwa officer GNIB meminta nama dependent tercantum juga di proof of address selain nama principal (untuk renewal). Untuk menambahkan nama spouse atau partner, dapat menghubungi provider listrik atau internet yang dilanggan. Proses penambahan nama ini relatif cepat (satu hari), namun bukti dokumen baru akan diperoleh untuk bulan depannya (atau per dua bulan untuk provider listrik tertentu). Sehingga, kita sebaiknya berjaga-jaga untuk mulai menambahkan nama spouse atau partner beberapa bulan sebelum jatuh tempo GNIB atau re-entry visa.

Walau, ada beberapa officer yang dapat menego dokumen ini dengan bukti surat nikah (marriage certificate in English translation), pada dasarnya dokumen proof of address ini bertujuan untuk mengklarifikasi apakah benar principal tersebut terikat hubungan dengan dependent. Salah satunya dengan cara proof of address dua nama (untuk yang tidak memiliki marriage certificate).

4. Permasalahan jasa pos (untuk aplikasi re-entry visa via post)

Untuk re-entry visa baik first-registration atau renewal dapat dilakukan dengan du acara: tatap muka langsung (yang berarti harus mengambil antrian lagi), atau mengirim dokumen via pos. Aplikasi via pos, aplikan akan diminta untuk mengirim semua dokumen dalam amplop (disukai bubble wrap yang tahan air) dan mengirimkannya ke alamat GNIB/INIS office.

Jasa pengiriman yang diminta haruslah yang track-able (registered) karena kita mengirim dokumen2 berharga seperti passports, GNIB cards, certificates.

Be nice, karena kita mengirim aplikasi via pos yang berarti tidak langsung tatap muka dengan INIS officer (yang mungkin juga tidak selalu nice, haha!), ada baiknya kita melampirkan cover letter. Cover letter ini diletakkan paling atas dari tumpukan dokumen kita. Isi dari cover letter ini adalah permintaan pemrosesan re-entry visa sekaligus kita mengklarifikasi beberapa hal seperti:

  • Free of charge for Indonesian citizen.
  • Checklist apa saja dokumen yang kita lampirkan dalam amplop tersebut, sehingga officer tidak lupa apa saja dokumen yang milik kita dari surat tersebut. Mungkin dalam sehari, officer tersebut mereview ratusan aplikan yang terkadang bikin lelah jiwa raga dan mengakibatkan ada satu dua dokumen kita yang lupa dikembalikan.
  • Meletakkan contact person (nomor HP atau email) in case si officer ingin mengklarifikasi sesuatu, sehingga kita dapat langsung dihubungi.
  • Mengucapkan terima kasih atas kesediaan officer memroses dokumen kita, yah walaupun memang itu pekerjaan dia sih, tapi tidak ada salahnya untuk berterima kasih 🙂

Setelah mengirimkan dokumen, dan sudah diterima oleh GNIB/INIS office (tracked from post office website), kita dapat memantau dokumen kita dari link berikut. Setiap harinya para officer akan mengupdate progress pekerjaan mereka berdasarkan dari waktu diterimanya dokumen kita. Misal, kita mengirim dokumen ke kantor pos hari Jumat sore, diterima oleh GNIB/INIS office hari Senin sore. Identitas yang dipergunakan untuk melacak progress dokumen kita pada web adalah hari Senin sore, bukan Jumat sore. Standar pengembalian dokumen biasanya 5 hari kerja, namun pada occasion tertentu (Christmas holiday, Summer holiday), dapat mencapai 10 hari kerja.

5. Template cover letter untuk permohonan re-entry visa via post

Untuk yang membutuhkan template cover letter, bias diakses dimari yes.

Permasalahan-permasalahan yang ada di atas tidak selalu muncul pada kota selain Dublin. Pada beberapa kota, antrian tidak selalu padat dan menggila sehingga mungkin kebutuhan akan web untuk memantau slot antrian tidak selalu tepat guna. Anyway, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca, dan apabila ada permasalahan yang ditambahkan atau update informasi, kami akan sangat terbuka untuk menambahkannya pada artikel ini 🙂

Hidup pelajar Indonesia!

Penulis: Retno Vinarti

Update per 11 January 2018.

How to Get Multiple-Entry 6-Month Schengen Visa in One Shot

Dear readers, artikel ini berisi tentang tips-tips untuk mendapatkan Schengen Visa, multiple-entry, untuk 6 bulan lamanya. Mungkin akan berbeda untuk masing-masing embassy, atau masing-masing officer di tiap embassy yang menangani dokumen kita, namun tidak ada salahnya untuk menambah informasi sebelum apply Schengen Visa.

Mengapa harus multiple-entry?

Multiple-entry visa membolehkan visitor untuk singgah dan stay beberapa hari di lebih dari dua Schengen area. Lebih dari dua? Iya, karena selain multiple dan single-entry, ada opsi untuk two-entry Schengen Visa. Sehingga minimal kita punya tujuan untuk berkunjung ke lebih dari dua negara yang termasuk Schengen area.

Mengapa harus 6 bulan?

Alasan khas ibu2, biar ngirit biaya nggak bolak balik apply dan bayar Schengen Visa tiap kali apply. Kita ini bangsa yang merdeka! Cukup sekali saja kita ditindas untuk membayar Schengen Visa, jangan bolak balik, hahaha.. Merdekaa!!

Bagaimana jika kita baru punya satu negara tujuan saja untuk saat ini?

Mungkin untuk sekarang, kita hanya butuh untuk mengunjungi satu negara di Schengen area untuk satu tujuan pasti (misal: konferens), tapi kita ingin mendapatkan multiple-entry untuk beberapa bulan ke depan yang mungkin belum tahu negara apa dan dengan tujuan apa.

Bisa, dengan catatan, kita harus memiliki kemampuan dan keinginan mencari bukti pendukung untuk meyakinkan officer. Paling mudah dan reasonable adalah menggunakan tujuan tourism visit (foya-foya! haha). Yang harus kita pastikan terlebih dahulu adalah tujuan utama satu negara pertama yang akan kita kunjungi. Misal, kita pasti butuh Schengen Visa untuk konferens di Italy, untuk dua negara berikutnya kita belum tahu (ambil contoh Portugal dan Spanyol untuk kunjungan berikutnya). Untuk plan ini, kita harus apply di negara pertama yang akan kita tuju, yaitu Italy embassy. Ini ibarat pintu masuknya Schengen area.

Penuhi semua kebutuhan dokumen untuk di negara Italy, at least pastikan dulu bahwa bukti pendukung single-entry Schengen Visa untuk Italy sudah aman dipegang tangan.

Next, bagaimana caranya agar diberi multiple instead of single-entry?

Buatlah itinerary (rencana perjalanan) yang melibatkan multi-negara pada satu rute perjalanan pertama. Bingung yes? Jadi gini, tujuan utama tadi konferens di Italy tanggal 21-23 Februari misalkan, jangan langsung balik ke negara asal pada tanggal 23 Februari (walaupun memang pada kenyataannya juga akan langsung balik). Tambahkan plan untuk tanggal 24 Februari dengan penerbangan langsung dari Italy, misal penerbangan yang mewajibkan mampir Portugal selama 8 jam, atau akan menginap semalam di Portugal Airport Hostel, yang ujungnya akan balik ke negara asal (Ireland) keesokan harinya (tanggal 25 Februari). Dengan begitu, si officer ibaratnya kita ‘paksa’ untuk tidak bias memberikan hanya single-entry Schengen visa saja dalam kesempatan kunjungan pertama.

Please tolong diingat, pastikan dokumen untuk konferens di Italy sudah fix dan meyakinkan. Karena si officer akan masa-bodoh-urusan-elu-bukan-di-guwe apabila kita kehilangan tiket pesawat atau paid hotel booking di Portugal apabila dokumen pertama kita untuk Italy tidak meyakinkan.

Next, bagaimana caranya agar diberi multiple instead of two-entry?

Mungkin kita bisa saja berargumen bahwa si officer bisa saja memberikan two-entry untuk kebutuhan kita saat ini (Italy 21-23 Feb, Portugal 24-25 Feb). Benar, untuk kebutuhan ini, peluang untuk diberikan two-entry akan lebih besar daripada diberikan multiple-entry. Task berikutnya adalah memperpanjang durasi stay di Schengen area. Kalau dihitung-hitung dari kebutuhan diatas, kita akan masuk ke Schengen area via Italy tanggal 21 Feb, keluar via Portugal tanggal 25 Feb, total cuma 5 hari 4 malam di Schengen area. Si officer akan memberikan multiple bila durasi stay kita di Schengen area lebih dari 7-10 hari (saya pernah baca dimana lupa, kalua ketemu akan di attach segera).

Sehingga opsi kita ada beberapa,

  • tambah negara lain setelah Portugal
  • perpanjang stay di negara Italy dan Portugal sehingga total durasi bisa lebih dari 10 hari
  • keluar dari Portugal pada tanggal 25 Feb, tapi masuk lagi ke Spanyol seminggu atau dua minggu kemudian, untuk tourism visit selama beberapa hari.

Sekali lagi kita seakan-akan ‘mendobrak’ batasan untuk two-entry agar mendapatkan multiple-entry dengan cara: membuat itinerary untuk lebih dari dua negara dengan durasi singgah lebih dari 10 hari dalam satu perjalanan atau dua perjalanan yang berdekatan.

Please tolong diingat, pastikan dokumen untuk konferens di Italy sudah fix dan meyakinkan. Karena si officer akan masa-bodoh-urusan-elu-bukan-di-guwe apabila kita kehilangan tiket pesawat atau paid hotel booking di Portugal apabila dokumen pertama kita untuk Italy tidak meyakinkan. Saya tidak bosan-bosannya untuk copas paragraph ini berulang kali karena penting untuk digaris bawahi 😀

Next, bagaimana caranya agar diberi multiple untuk 6 bulan instead of 1 bulan atau 3 bulan?

Pada titik ini, kalaulah Tuhan merestui dengan diberikan niat baik kepada officer, kita sudah aman di titik multiple-entry tapi untuk satu bulan, belum 6 bulan. Seperti contoh-contoh sebelumnya, amankan 3 bulan lalu amankan 6 bulan. Bagaimana caranya?

Tambahkan itinerary untuk perjalanan ke negara setelah Spanyol, misal Belgium. Tidak pada sembarang tanggal, namun paskan di setelah 3 bulan. Bingung yes? Jadi misal worst case, officer akan memberi kita multiple-entry untuk 1 bulan dengan expiry date akhir Maret. Buat itinerary lagi pas di sekitaran minggu kedua Maret 😀 Ibarat kata, nanggung mau kasih 1 bulan, eh seminggu kemudian si kita nongol lagi di Schengen area, eaaaa… kasih lah 3 bulan (ini kasuistik yes, lumayan jarang dikasih multiple-entry 3 bulan dalam shot pertama).

Kita bisa mengulangi dengan cara yang sama untuk mendapatkan 6 bulan, pasang itinerary untuk di sekitaran akhir bulan Mei. Pas pergantian 3 bulan dari bulan Februari.

Perlu saya copas lagi ndak paragraph untuk mengingatkan kevalidan dokumen untuk kunjungan pertama? 😀 hehe… ibarat kontruksi bangunan, pondasinya haruslah paling dalam dan paling kuat, niscaya mau bangun berapa lantai keatas pun, insyaAllah akan tetap kuat.

Now, bagaimana memperkuat kevalidan dokumen untuk kunjungan pertama?

Tujuan kunjungan. Tujuan kunjungan pertama sebisa mungkin jangan tourism. Visit family kek, ikut short-course kek, konferens kek. Lalu penuhi semua kebutuhan yang diminta sesuai di website seperti:

  • Irish re-entry visa (maks 3 bulan masih berlaku)
  • Receipt sudah bayar short-course atau conference
  • Surat keterangan registrasi dari kampus (berkop surat, bertanda tangan, berstempel)
  • Surat pengantar dari Professor (berkop surat, bertanda tangan, berstempel, dan ada CP professor)
  • Paid flight tickets, ini nggak harus sih, tapi mendingan bawa yang sudah paid, bukan sekadar book.
  • Alamat tempat tinggal, ini juga nggak harus sih, mengingat si officer akan masa-bodoh-urusan-elu-bukan-di-guwe apabila kita kehilangan tiket pesawat atau paid hotel booking. Tapi memang paling tidak, dokumen ini kita miliki.
  • Asuransi kesehatan (ternyata ini lebih penting daripada asuransi perjalanan)

Seingat saya ada beberapa dokumen lain yang perlu ditambahkan, agar tidak misleading, tolong rujuk ke embassy tujuan untuk lebih detailnya. Tetapi paling tidak, dokumen yang tercantum diatas sudah lengkap.

Bagi yang butuh template itinerary, bisa didownload dimari yes. Singkat kata, apa yang ditulis pada artikel ini hanyalah tips dan trik, yang menjamin pasti akan diberikannya multiple-entry Schengen Visa selama 6 bulan pada attempt pertama. Namun, artikel ini dibuat dari intisari berhasilnya pengalaman-pengalaman lebih dari satu orang yang membuktikan bahwa jalan ini ‘feasible’ untuk dilakukan.

Oleh karenanya, selain berusaha dan berdoa mendapatkan yang terbaik, melalui artikel ini, penulis juga memberikan ucapan terima kasih kepada perantau-perantau yang ikut urun rembug dalam diskusi-diskusi santai yang berkontribusi pada setiap langkah yang ditulis dalam artikel ini.

Thanks to:

  • My lab mate, Iranian lady, Ramisa Hamed.
  • My amazing Indonesian friend, Egtheasilva Artella (semoga gak salah eja! T.T) a.k.a mbak Tessa.
  • My big bother brother, Lintang Jati Prasojo.

Penulis: Retno Vinarti

Update per 11 January 2018.

PRISMA 1st Edition Galway (2nd Dec 2017)

PRISMA (abbreviation of a probe and criticism on scientific paper) 1st edition in Galway on 2nd December 2017.

These ongoing sessions are meant for Indonesian students in Ireland to share their knowledge on their respective study fields and scientific papers.

The format is like TED Talk, followed by lunch.

Target audience: all members of PPI Ireland
Location: different Irish cities (on a rotational basis)
Language: English